Pemprov Jabar Dorong Industri Kreatif dan Digital Art

    270
    0
    SHARE

    BANDUNGHIJI – Pemerintah Provinsi Jawa Barat terus berkomitmen dan mendorong dunia pendidikan di Jawa Barat melalui perguruan tinggi untuk mengembangkan industri kreatif dan digital art. Menurut Wakil Gubernur Jawa Barat Deddy Mizwar hal tersebut penting dan strategis mengingat industri kreatif saat ini menyerap tenaga kerja yang cukup tinggi.

    “Ekonomi kreatif saat ini memegang peranan penting untuk pertumbuhan ekonomi, penyerapan tenaga kerja dan cukup signifikan kontribusinya kepada Produk Domestik Bruto (PDB),” ungkap Deddy saat membuka Bandung Creative Movement (BCM) 2016 yang digelar oleh Fakultas Industri Kreatif Universitas Telkom di Hotel Papandayan, Jl. Gatot Subroto No. 83, Kota Bandung, Senin (14/11/2016).

    Deddy mengatakan bahwa saat ini belum ada perguruan tinggi di Indonesia yang memiliki Fakultas Digital Art. Sementara untuk level Asia Tenggara, hanya Thailand yang memiliki perguruan tinggi dengan Fakultas Digital Art. Dia pun mendorong dan meminta kepada perguruan tinggi, khususnya yang ada di Jawa Barat agar bisa mengembangkan secara ilmiah salah satu produk dari industri kreatif tersebut.

    “Kemudian kami juga mendorong jika memungkinkan jadi program studi (prodi) di Fakultas Industri Kreatif Universitas Telkom untuk mengembangkan digital art. Sebab di Asia Tenggara ini multimedia atau new media ini sudah mengarah ke sana, hanya belum ada perguruan tinggi di Indonesia yang punya prodi itu. Di Asia Tenggara hanya Thailand,” papar Deddy.

    Sementara itu, Deddy pun menilai penyelenggaraan BCM 2016 sebagai momentum sangat penting dan strategis untuk pengembangan ekonomi kreatif di Jawa Barat. Konferensi Internasional Industri Kreatif ini mengangkat Tema: “Multidisciplinary Design: Harmonizing design in today’s society, technology and business” (Desain Multidisiplin untuk mengharmonisasikan desain dengan kondisi sosial, teknologi dan industri pada saat ini).

    “Ini inisiatif yang sangat bagus diselenggarakan oleh Telkom University khususnya di Fakultas Industri Kreatif,” ujar Deddy.

    Dekan Fakultas Industri Kreatif Univesitas Telkom Agus Achmad Suhendra mengatakan bahwa BCM ini merupakan bagian dari komitmen Universitas Telkom melalui fakultas yang dipimpinnya dalam pengembangan industri kreatif Tanah Air. Terlebih lagi Bandung sebagai kota kreatif dikenal memiliki masyarakat – khususnya generasi muda yang aktif dan kreatif – dalam berbagai bidang, seperti fesyen dan kuliner.

    “Kami mengembangkan disiplin ilmu industri kreatif ini di fakultas kami, karena kami tahu industri kreatif saat ini merupakan era baru dalam ekonomi dunia saat ini. Dan di Indonesia industri kreatif telah memberikan kontribusi yang signifikan terhadap PDB nasional,” kata Agus dalam sambutannya di acara pembukaan BCM.(Pjb/hmt)

    Comments

    comments

    LEAVE A REPLY

    Please enter your comment!
    Please enter your name here