Home Bandung Asli Lembaga Kemahasiswaan ITB, Berikan Klarifikasi Terkait Musibah Wisuda FSRD ITB

Lembaga Kemahasiswaan ITB, Berikan Klarifikasi Terkait Musibah Wisuda FSRD ITB

119
0
SHARE
Ambulan yang mengangkut korban batu saat wisuda FSRD ITB/jbs

Untuk Pak Dr. Eng. Sandro Mihradi,
Cc Pak Prof. Bermawi dan Bu Prof. XIrawati

Musibah Wisuda ITB
Gedung CADL Darurat

Sore ini sekitar pukul 15.00 sewaktu kampus ITB banyak mahasiswa dan banyak wisudawan dan keluargnya, salah satu gedung ITB (gedung CADL), menelan korban. Batu-batu tempel pada salah satu tiang di pojok gedung runtuh. Batu tempel ukuran sekitar 15cm, 20cm, hingga 25cm pada 2 sisi tiang kolom pada ketinggian lantai 2 dipojok bangunan runtuh mengenai para mahasiswa Desain Interior ITB angkatan 2014.

Ada 5 mahasiswa yang terkena musibah ini yakni:
1. Litha .. kehilangan jari manis sebelah kiri. Potongan jari manisnya ditemukan kemudian sehingga disusulkan. Selain itu litha juga mengalami lecet-lecet di banyak tempat. Sewaktu saya menjenguk dalam kondisi sadar tetapi hanya bisa menangis dan menangis.

2. Angelica ulinara luka-luka ringan kaki dan tangannya. Sudah bisa pulang.

3. Annisa arida kepala tertimpa batu dan ada retak di kepala tetapi masih sadar.

3. Dafina mazaya punggung kejatuhan batu. Semoat sadar ada yg runtuh ada serpihan jatuh maka ketika makin banyak berlari dan ttp ada batu besar nimpa punggung.

5. Agniatun nissa yang paling parah. Batunya mengenai kepalanya. Ia dalam kondisi tidak sadar, dan menurut info dokter kemungkinan ada yang remuk di bagian kepala yang terkena jatuhan batu. Saat ini sedang discan.

Dalam pengamatan saya, jatuhnya batu-batu itu karena tidak menempel dengan baik ke bidang beton kolom-kolomnya. Ini ada kesalahan teknis dalam pengerjaan dan mungkin juga dalam spek nya, mestinya menempelkan batu tidak begitu saja ke beton yang sudah kering dan dalam kondisi mulus. Harusnya dibuat tidak rata atau diberikan angkur atau besi-besi beton sehingga merekat.

Setelah kejadian ini, secepatnya semua batu-batu tempel itu harus diruntuhkan dan dipasang ulang. Bila tidak dikhawatirkan batu-batu pada sisi tiang lainnya akan terjadi hal yang sama.

Kita semua berduka dengan kejadian ini, dan bahkan gedung CADL ini harus dievaluasi menyeluruh. Bila tidak khawatir ada kejadian yang berulang atau bahkan bisa lebih parah dari kondisi ini.

Demikian laporan sementara dan pengamatan cepat sore ini.

Bambang Setia Budi
Lembaga Kemahasiswaan ITB
Sabtu, 22/7/2017.

Comments

comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here