Home Bandung Asli #NGOPIPAGI: JABAR JUARA KORUPSI….

#NGOPIPAGI: JABAR JUARA KORUPSI….

13
0

Wow…! #NGOPIPAGI aja lebih enak. Lebih enak lagi tanpa gula. Tapi yang ingin pake gula juga tak mengapa. Jika dalam pekan ini Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Firli Bahuri membeberkan data terbaru bahwa para pejabat di Jawa Barat menjadi perhatian selama periode 2004 hingga 2020 kasus maling uang rakyat (korupsi) di Jawa Barat mencapai 101 kasus adalah juara.

Hehehe sesuai Kata JUARA jadi ingat Tagline JABAR JUARA. Dan ternyata memang kenyataan JABAR JUARA KORUPSI. Ngeri kali salah tagline  jadi bumerang

“Dari sepuluh besar kasus korupsi di daerah yang ditangani KPK, Jawa Barat di peringkat satu dengan jumlah 101 kasus,” katanya ketua KPK itu dilansir Antara.

Lantaran kasus maling uang rakyat di Jawa Barat menjadi yang tertinggi, Firli Bahuri pun mengingatkan para pejabat utamanya di Jawa Barat untuk hati-hati dalam menjalankan tugas yang diemban. Nah loh suruh hati-hati tuh yang mana Firli Bahuri menyampaikan di hadapan 120 anggota DPRD Jabar pada Rapat Koordinasi Program Pemberantasan Korupsi Terintegrasi di Gedung DPRD Provinsi Jawa Barat Rabu 8 September 2021.

“Ada empat tahapan dalam tugas dewan terkait penganggaran. Dari empat tahapan tersebut, semua rawan korupsi. Mulai dari penyusunan, persetujuan, dan pengesahan ada kerawanan, pelaksanaannya ada. Terakhir, pengawasannya ada kerawanan juga,” kata Firli Bahuri.

Firli Bahuri juga mengatakan ada sejumlah modus yang sering digunakan dalam kasus maling uang rakyat tersebut dan modus yang paling banyak dalam kasus maling uang rakyat di Jawa Barat adalah pemerasan, gratifikasi dan penyuapan. Ngeri kali…cara-caranya.

Firli Bahuri juga meminta agar anggota DPRD bisa menjadi contoh sebagai pejabat yang bersih dari praktik-praktik terlarang.

“Perlu diingat, dalam perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi APBD, eksekutif dan legislatif merupakan mitra. Bukan saling berkompetisi,” kata Firli Bahuri masih seperti dilaporkan Antara.

Dia juga mengingatkan tugas KPK tidak hanya penindakan. Sebagaimana amanat undang-undang, tugas KPK lainnya pencegahan, koordinasi, monitoring, supervisi, penindakan, dan eksekusi.

Dalam pelaksanaan tugas pencegahan dan koordinasi, Firli menyampaikan komitmen KPK terus mendorong upaya perbaikan di daerah sekaligus mengingatkan kepada seluruh jajaran eksekutif di pemda, legislatif, dan badan usaha agar tidak terjerumus dalam perbuatan korupsi.

“Saya meyakini kawan-kawan dipilih oleh rakyat. Untuk itu pegang teguh kepercayaan rakyat. Jangan lewatkan masa pengabdian lima tahun karena korupsi,” Firli.

Sementara itu, Ketua DPRD Jabar Taufik Hidayat mengharapkan KPK melakukan pendampingan dalam pelaksanaan tugas dan fungsi DPRD.

“Mudah-mudahan kedatangan KPK ini sebagai bagian dari upaya menciptakan pemerintahan yang baik dan bersih.

Kami berharap pendampingan KPK, khususnya dalam fungsi penganggaran APBD yang efektif dan efisien sesuai dengan peraturan perundang-undangan dapat kami susun dengan sebaik-baiknya,” ucap Taufik.

Jika KPK sudah berikan warning apakah para pejabat itu akan terus berulah lagi? Dan Ketua DPRD yang berikan pernyataan normartif adalah langkah standar dari alibi. Jadi hendaknya warga JABAR kita berdoa agar JABAR JUARA itu jangan JUARA KORUPSI. Tolong pikirkan bahwa para peguasa di Jabar ini harus lebih sadar. Dan semoga predikat JUARA DUNIA AKHERAT itu benar bukan sekadar slogan. Nah loh…. jika saja 101 kasus di Jabar ini semua di cokok KPK jelas akan lengkap bahwa JABAR Memang JUARA MALING.

Eh kopi sudah hangat kita nikmati dulu dengan hati. Jangan sampai kopi juga di maling. Tabik!!!

(AM)

Comments

comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.