Home Bandung Asli Pelukis Indonesia Tondi Hasibuan dan Cira Bhang Tampil Dalam Ajang Florence Biennale XIII Italia

Pelukis Indonesia Tondi Hasibuan dan Cira Bhang Tampil Dalam Ajang Florence Biennale XIII Italia

30
0

BANDUNGHIJI.COM – Seniman  Indonesia Tondi Hasibuan dan Cira Bhang mewakili Indonesia dalam ajang Florence Biennale XIII. Dua seniman asal Indonesia ini terpilih mewakili Indonesia dalam Ajang Florence Biennale XIII di Firenze italia

Sebuah pameran seni bergengsi di Florence italia ini diikuti sebanyak 65 negara, event dua tahunan di Italia ini melibatkan ratusan seniman dan desainer terpilih dari seluruh dunia.

 Tercatat sudah tiga seniman terkemuka Indonesia pernah berpartisipasi dalam ajang yang diselenggarakan sejak 1997 di Italia. mereka adalah Heri Dono, dan kini Tondi Hasibuan dan Cira Bhang.

Tondi Hasibuan dan karyanya Ajang Florence Biennale XIII di Firenze Italia/IST

Tondi Hasibuan adalah seniman asal Bandung dari komunitas seni The Dorm mengajar di Fakultas Seni Rupa dan Desian (FSRD) Institut Seni Budaya Indonesia (ISBI) Bandung. Dalam event Florence Biennale XIII ini ia menampilkan karya lukisan neo cubist dan expressionis.

Cira Bhang seniman Indonesia yang berdomisili di Prancis ini menampilkan beberapa lukisan abstrak yang memberikan inspirasi bagi event ini.

Cira Bhan seniman perempuan Indonesia di Florence Biennale XIII Italia/IST

PENGHARGAAN VIVIENNE WESTWOOD

Dalam event ini juga ada penerima penghargaan Leonardo da Vinci Lifetime Achievement Award dari yang diberikan kepada designer terkemuka Vivianne Westwood seniman asal Inggris. Penghargaan Prestasi Seumur Hidup “Leonardo da Vinci”

Vivianne akan menerima Penghargaan “Sebagai pengakuan atas produksi kreatif revolusioner yang telah menandai sejarah desain mode selama lima puluh tahun terakhir, mengubah dan memperluas konsep feminitas, dan untuk merancang dan mempromosikan kampanye inovatif dengan tujuan melindungi kehidupan di dunia kita. Ibu Bumi,”

Vivienne Westwood akan hadir di XIII Florence Biennale bersama pasangannya – baik dalam kehidupan pribadi maupun profesional – Andreas Kronthaler. Sebuah ruang pameran khusus akan menelusuri kembali tahapan utama karirnya, dengan perhatian khusus pada kampanyenya dalam membela hak asasi manusia dan lingkungan. (UJANGS)

Comments

comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.